Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Aku, Kau & Dia

Kisah ini dimulai sejak aku mengenalmu. Sebuah kejadian yang tak pernah ku sangka ternyata telah membuka pintu kesempatan untuk mengubah kata ‘ aku dan kau ‘ menjadi ‘ kita ‘. Namun, kata itu sepertinya hanya pantas diperuntukkan bagi seseorang yang tengah berharap akan kehadiranmu dalam hidupnya, seperti aku. Kamu adalah kamu. Dan aku adalah aku. Tidak seharusnya kata ‘ kau dan aku ‘ berubah menjadi ‘ kita ‘. Kenapa? Karena keberadaanmu hanyalah menyimpan segudang pertanyaan yang tak kunjung terjawab. Ya, berbagai pertanyaan muncul dalam benakku. Ingin rasanya aku mengutarakan semua pertanyaan itu padamu. Tapi tidak sekarang. Aku menunggu waktu yang tepat. Sama sepertimu, kau bilang akan mengatakan sesuatu padaku suatu hari nanti. Ketika aku tanya padamu tentang apa yang hendak kau katakan, kau enggan untuk menjawabnya, karena katamu, hal yang akan disampaikan kelak adalah mengenai isi hatimu padaku selama ini. Sejak saat itu. Sikapmu pun berubah. Kau menjadi sosok lain yang ...

Surat Dari Masa Lalumu

Hai.. Ini aku, masa lalumu. Bagaimana kabarmu saat ini? Aku berharap kamu dalam keadaan baik-baik saja. Lama tidak berjumpa. Jujur aku merindukanmu, walaupun rindu yang kurasa sudah tak sama lagi dengan rinduku dulu. Sebelum kata kita diantara kamu dan aku berakhir, mungkin rasa rindu ini tidak bisa disamakan dengan rindu yang kurasa saat ini. Aku menulis surat ini karena aku ingin menghubungimu setelah sekian lama kita tidak bertemu dan memutuskan komunikasi. Kabar serta cerita harian darimu sudah tak lagi terlihat di ponselku. Dentingan notifikasi yang penuh darimu sudah tak terdengar lagi di telingaku. Dan aku sangat merindukan hal itu. Hari dimana kita berjumpa, saling bertegur sapa, melemparkan senyuman hangat terhadap satu sama lain, dan merasakan getaran berbeda di hati. Mungkin hal seperti itu sudah biasa kita lakukan di masa lalu. Tapi sekarang itu berubah menjadi hal tidak biasa dan sudah tak terjadi lagi. Jangankan bertegur sapa, menatap wajah saja sudah tidak mau. Ke...